SEBAB-SEBAB PUDARNYA HAFALAN QUR’AN SEORANG HAFIDZAH

0
168
pptq asnawiyyah pilangwetan
pptq asnawiyyah pilangwetan

Pengaruh Kehadiran Suami
BAGI SEORANG HAFIZHAH

Kehadiran pendamping hidup tidak semuanya menjadi mudah untuk kita jalani dan kita lakukan bahkan harapan dan cita – cita kita pun bisa lenyap tanpa kita sadari dan bisa jadi hidup kita semakin kurang bermakna.

Interaksi dengan pendamping hidup dalam hal ini suami, memang tidak semudah yang dibayangkan apalagi kita memiliki sejuta cita – cita dan harapan besar untuk kesuksesan masa depan. Maka kehadiran suami bagi seorang hafidzah selain sebuah tuntutan hidup juga merupakan kebutuhan untuk membantu menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’annya.

Maka komitmen awal sangat urgen bagi kelangsungan hafalan Qur’an seorang hafidzah, hal ini di karenakan banyak yang menjadikan sebab tidak mampunya seorang hafidzah menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’annya salah satunya dengan kehadiran suami. Adapun sebab–sebab yang membuat pudar hafalan Qur’an seorang hafidzah dari sudut pandang kehadiran suami antara lain :

1. Kesuksesan bisnis suami
Kesuksesan bisnis sang suami tidak selamanya membawa berita baik bagi seorang hafidzah, walaupun kesuksesan ini sangat membantu mengurangi beban–beban hidup yang harus dijalani dalam rumah tangga. Dengan kesuksesan bisnis suami ini secara otomatis akan mengurangi beban pikiran seorang hafidzah serta akan memudahkan baginya untuk menekuni, menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’annya.
Memang sangat ideal seorang hafidzah mendapatkan suami yang sukses, sehingga seorang hafidzah mampu konsentrasi penuh dalam menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’annya selain peran dia sebagai seorang istri, sepanjang kesuksesan itu tidak mempengaruhi usaha menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’an.

Tetapi pada kenyataannya kesuksesan suami terkadang menuntut adanya bantuan dari seorang istri untuk lebih mengembangkan bisnisnya agar bisnis sang suami semakin bersinar dengan berbagai peran yang mampu dijalani istri …entah sebagai bendahara, pengawas bisnis dan lain–lain. Maka dari sini hendaklah kita berhati – hati dengan kesuksesan bisnis suami, khususnya yang tidak ada hubungannya dengan dunia menjaga Al Qur’an.

2. Padatnya aktivitas dakwah suami kalau sang suami seorang ustadz
Padatnya aktivitas dakwah suami terkadang berpotensi besar dalam mempengaruhi komitmen istri menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’an. Hal ini nampak nyata manakala kesibukkan dakwah suami sudah tidak ada ruang waktu lagi untuk membantu istri menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’an istrinya.

Contoh kecil yang bisa kita lihat barangkali pada saat mengulang hafalan Qur’an dengan para hafidzah lainnya terkadang perlu adanya dukungan dari sang suami, entah dengan mengantarkannya dulu atau memberi ijin untuk menghadiri sebelum sang suami menjalankan amanah dakwahnya.

Insya’Allah persoalan ini mudah di atasi bagi suami-istri karena masing – masing punya tugas suci nan mulia, tinggal bagaimana kita mendialogkannya pada pasangan kita serta bagaimana kiat kita mencari pemecahannya.

3. Ketidak mampuan ekonomi suami
Ketidak mampuan ekonomi suami sudah seringkali kita dengar dan tidak asing bagi kita lagi bahwa kesulitan ekonomi sangat mempengaruhi bahtera rumah tangga secara umum. Maka terjadinya kekacauan keluarga karena faktor ekonomi sudah menjadi pemandangan yang biasa kita jumpai saat ini, lebih – lebih masyarakat kita yang semakin terjebak dengan glamornya dunia.

Kesulitan ekonomi ini tidak hanya punya dampak bagi keluarga secara umum tetapi keluarga seorang hafidzah pun berpotensi besar terpengaruhi, yang berakibat pada pudarnya komitmen menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’an.

Karena pada kenyataannya seorang hafidzah yang komitmen menjaga hafalan Qur’an lebih banyak membutuhkan ketenangan berpikir sehingga mampu berkonsentrasi secara maksimal kearah usaha menjaga dan mempertahankan hafalan Qur’annya. Maka kalau Allah SWT memberikan cobaan dengan berbagai kesulitan ekonomi kita harus bersabar dan yakinlah bahwa Allah SWT tidak akan menyia – nyiakan hambaNya.

Semoga manfaat&berkah
Wallahua’lam
Daurah Tahfidz Nasional

LEAVE A REPLY