GENRE PONPES; SANTRI DIAJARKAN MERENCANAKAN HIDUP DENGAN BENAR

Generasi Berencana

0

Asnawiyyah.or.id – Remaja sejatinya adalah harapan semua bangsa, negara-negara yang memiliki remaja yang kuat serta memiliki kecerdasan sprititual, intelektual serta emosional yang kuat menjadikan bangsa tersebut kelak akan kuat pula. Perkembangan dunia yang kian mengglobal, menjadikan perubahan-perubahan besar terhadap perilaku remaja, namun perubahan tersebut lebih cenderung mengarah pada kegiatan negatif dibanding positifnya.

Masalah remaja yang timbul biasanya berkaitan dengan masalah seksualitas (Hamil di luar nikah, aborsi), AIDS, penyalahgunaan Napza dan sebagainya. Remaja dalam kondisi ini tentu saja membutuhkan penanganan serta informasi seluas-luasnya mengenai kesehatan reproduksi, pentingnya menata masa depan dengan baik lewat meninggalkan perilaku yang tidak bermanfaat dan merusak masa depan remaja itu sendiri.

Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Asnawiyyah Pilangwetan Kebonagung Demak
Aula Multimedia Asnawiyyah

Tidak terkecuali remaja yang berada di Pondok Pesantren, mereka juga membutuhkan pengawasan dan perhatian seperti halnya remaja yang tidak berada di Pesantren. Oleh sebab itu Dinpermades P2KB  Kecamatan Kebonagung mempunyai perhatian terhadap para santri usia remaja untuk ikut gabung dengan program GenRe Ponpes, “Mereka para santri juga harus mendapatkan pengetahuan terkait Generasi berencana, , santri merupakan aset pembangunan nasional, jika santri mampu merencanakan masa depan yang lebih baik maka baik juga negara kita ini” Kata Dra. Kibtiyah Kepala UPT Dinpermades P2KB  Kecamatan Kebonagung.

Walhasil, Dinpermades P2KB  Kecamatan Kebonagung bekerja sama dengan Pondok Pesantren Asnawiyyah Pimpinan KH. Muchozin dan Ibu Nyai Siti Hajar Harni, AH melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pembentukan Generasi Berencana di Pondok Pesantren (GenRe Penpes) pada hari Jumat (28/04) di Aula Multimedia Asnawiyyah. Acara tersebut mengundang juga pemateri dari Kepolisian Sektor (Polsek) Kebonagung dan Puskesmas.

Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Asnawiyyah Pilangwetan Kebonagung Demak
Pengurus GenRe PPTQ Asnawiyyah

Acara dimulai dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars KB dan dilanjutkan sambutan dari Pengasuh Pondok Pesantren Asnawiyyah, pada kesempatan itu diwakili oleh Ketua Yayasan Asnawiyyah Bapak Cholilullah, S.Pd.I. Beliau menyampaikan makna pentingnya perencanaan hidup, terutama bagi para santri, “Di pesantren ini sudah diterapkan perencanaan sejak awal mereka nyantri, bagi santri yang sudah resmi masuk pesantren apalagi yang sudah terjun (masuk) di tahfidz maka santri tersebut tidak boleh pacaran apalagi menerima lamaran (Pinangan), karena itu akan memudarkan konsentrasi dan menghancurkan cita-cita mereka, kasihan mereka masih usia dini” tutur aktivis Rabithah Ma’ahidil Islami (RMI NU) Kabupaten Demak itu.

Kemudian dilanjutkan acara inti yaitu pembinaan, maju sebagai pemateri pertama dari Puskesmas Kebonagung yaitu Bapak Robiin, S.Km menerangkan terkait masalah kesehatan remaja, “Kesehatan remaja bukan hanya dilihat dari kesehatan jasmani saja, tapi juga kesehatan rohani” tutur beliau mengawali presentasinya. Beliau secara tuntas menerangkan problematika kesehatan jasmani mulai dari kesehatan reproduksi sampai persoalan kesehatan yang sering dialami oleh para santri pada umumnya.

Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Asnawiyyah Pilangwetan Kebonagung Demak
Wakapolsek IPDA Bambang Dwiranto

Pemateri ke dua datang dari Polsek Kebonagung, hadir pada kesempatan itu Bapak IPDA Bambang Dwiranto (Waka Polsek Kebonagung) yang didampingi Kanit Bhabinkamtibmas Bapak Aiptu Pardi, SH. Pemaparan dari Polsek yang disampaikan langsung oleh Waka Polsek itu mendapatkan perhatian lebih dari para santri, pemaparan terkait bahaya NARKOTIKA disampaikan secara lugas menggunakan media LCD Proyektor, para santri jadi bisa mengenal lebih dekat jenis-jenis narkoba dan bahaya apa yang ditimbulkan. “Bahaya narkoba tidak hanya berpengaruh pada fisik saja tetapi bisa mengganggu mental atau jiwa pecandu narkoba tersebut”  tutur polisi yang habis melaksanakan ibadah Umroh bersama Kapolres Demak itu.

Selesai pemateri dari Polsek, gantian dari pihak Dinpermades yang disampaikan oleh Ibu Jatu Promonowati, S.Sos, beliau menjelaskan tentang kondisi remaja masa kini dan tantangannya, beliau juga menyinggung masalah tingginya angka perkawinan dini. “Anak-anak santri di sini enggak usah punya pikiran pacaran dulu, apalagi mau nikah, masih jauh ya, besok kalo saatnya tiba akan terjadi juga” kata Ibu berkaca mata ini.

Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur'an Asnawiyyah Pilangwetan Kebonagung Demak
                       Salam GenRe

Selesai materi dari Ibu Jatu, dilanjutkan dengan pembentukan kepengurusan GenRe Ponpes dan Pembentukan Konselor sebaya oleh Dra. Kibtiyah, tujuannya adalah untuk memfasilitasi para santri dalam memahami dan mempraktikan perilaku hidup sehat dan berakhlakul karimah untuk mencapai ketahanan santri sebagai dasar mewujudkan Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera.

Acara pada siang hari itu ditutup dengan do’a oleh Ketua Yayasan Asnawiyyah Bapak Cholilullah dan diakhiri dengan foto bersama dan ramah tamah bersama Pengasuh Pondok Pesantren. (Mumtaz)

You might also like More from author

Leave A Reply

Your email address will not be published.